Meningkatkan Hasil Belajar Guling Depan Pada Pembelajaran Senam Lantai Melalui Model Permainan

Authors

  • Dini Tho Chandra Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kusuma Negara Jakarta
  • Syamsulrizal Syamsulrizal Universitas Syiah Kuala
  • Razali Razali Universitas Syiah Kuala
  • Muhammad Iqbal Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kusuma Negara Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.53905/inspiree.v2i3.50

Keywords:

hasil belajar senam lantai, guling depan, model permainan

Abstract

Tujuan Penelitian. Untuk meningkatkan hasil belajar guling depan Pada pembelajaran senam lantai melalui model permainan, pada SMP Kemala Bhayangkari 2 Jakarta, Jakarta Selatan.

Metodologi Penelitian.  Metode dalam penelitian ini adalah tindakan kelas yang mengikuti model Kemmis dan Taggart. Penelitian ini direncanakan 3 siklus dimana masing-masing siklus 4 tahap yaitu planning, acting, observasing dan reflecting. Waktu penelitian adalah 3 bulan dengan subjek penelitian sebanyak 30 siswa, sedangkan data dikumpulkan melalui test, wawancara dan observasi.

Hasil Penelitian. Nilai rata-rata siswa pada kondisi awal sebesar 70,46 dengan persentase ketuntasan sebesar 38,46%. Kondisi tersebut mengalami peningkatan nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu sebesar 73,08 dan persentase ketuntasan sebesar 57,69%. Pada siklus II nilai rata-rata kemampuan guling depan siswa kembali mengalami peningkatan sebesar 82,82 dengan persentase ketuntasan sebesar 80,77%.

Kesimpulan. Hal tersebut menunjukkan bahwa target yang telah ditetapkan sebelumnya sudah tercapai sehingga penelitian dihentikan pada siklus II.

References

Academy, U. S. S. (2011, December 30). Comparison of Two Different Training Methods for Improving Dribbling and Kicking Skills of Young Football Players. The Sport Journal. http://thesportjournal.org/article/comparison-of-two-different-training-methods-for-improving-dribbling-and-kicking-skills-of-young-football-players/

Agus, M. (2001). In Pembelajaran Senam di Sekolah Dasar. Depdiknas.

Azari, A., & Zulkifli. (2020). Action Reasearch: Kemampuan Gerakan Radslag Melalui Metode Bagian Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Senam: Radslag Movement Ability Through Part Methods In Improving Gymnastics Learning Outcomes. INSPIREE: Indonesian Sport Innovation Review, 1(1), 45–56. https://doi.org/10.53905/inspiree.v1i1.7

Barbero-Alvarez, J. C., Subiela, J. V., Granda-Vera, J., Castagna, C., Gómez, M., & Coso, J. D. (2016). Aerobic fitness and performance in elite female futsal players. Biology of Sport, 32(4), 339–344. https://doi.org/10.5604/20831862.1189200

Cahyono, W. (2011). Penggunaan Sarana Bidang Miring Sebagai Upaya Menumbuhkan Motivasi Belajar Guling Depan Pada Pembelajaran Senam Lantai. Skripsi, Yogyakarta.

Fajri, A. . (2020). Metode Drill Dalam Peningkatan Keterampilan Dasar Rolling Senam Lantai: Drill Method In Improving Rolling Basic Skills for Gymnastics. INSPIREE: Indonesian Sport Innovation Review, 1(1), 9–15. https://doi.org/10.53905/inspiree.v1i1.2

Giri, W. (2013). Fisiologi dan Olahraga. Graha Ilmu.

HP, S. (2010). Metodik Melatih Permainan Bola Volley. IKIP Yogyakarta.

Iqbal, M. (2020). Analisis Kebutuhan Mahasiswa Dalam Penerapan Multimedia Interaktif Pada Cabang Olahraga Futsal Di Stkip Kusumanegara. INSPIREE: Indonesian Sport Innovation Review, 1(2), 75–83.

Iqbal, M., Asmawi, M., Tangkudung, J., Dlis, F., & Saputra, S. A. (2019). Interactive Multimedia Development in Futsal Basic Techniques. Journal of Education, Health and Sport, 9(10), 121–131. https://doi.org/10.5281/zenodo.3491207

Lisnaini, L. (2021). Brain Vitalization Exercise To Improve Cognitive Function Of Young Adults. INSPIREE: Indonesian Sport Innovation Review, 2(2), 97–113. https://doi.org/10.53905/inspiree.v2i2.34

Lutan, R. (2000). Belajar Ketrampilan Motorik. Pengantar Teori dan Metode. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.

Nuno, S., Atalaia, T., Rebelo, P., Carolino, E., & Vaz, J. (2015). Análise da influência da aplicação de kinesio tape na ativação muscular durante um passe de futsal. Saúde & Tecnologia, 0(11), 34–40. https://doi.org/10.25758/set.994

Ramadaniawan, N. N., Sugiyanto, S., & Siswandari, S. (2018). Antropometry And Physical Fitness Factors Determinant Dribbling And Passing Futsal Ability Of Student Extracurricular Aged 12-15 Years. International Journal of Education, 10(2), 137–140. https://doi.org/10.17509/ije.v10i2.8618

Subarjah, H. (2010). Dasar-dasar Kepelatihan Jakarta. Universitas Terbuka.

Tri Iswiyanti, L. (2009). Peningkatan Efektivitas Pembelajaran Senam Lantai melalui Pendekatan Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (Pakem). Skripsi., Yogyakarta.

Wimala, A. S., Doewes, M., & Hidayatullah, M. F. (2019). Development of Dribbling and Shooting Exercise Models in Futsal Sports (Development Study of POK Futsal Achievement Training in Sebelas Maret University). International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 6(1), 346–354. https://doi.org/10.18415/ijmmu.v6i1.619

Published

2021-09-27

How to Cite

Tho Chandra, D., Syamsulrizal, S., Razali, R., & Iqbal, M. (2021). Meningkatkan Hasil Belajar Guling Depan Pada Pembelajaran Senam Lantai Melalui Model Permainan. INSPIREE: Indonesian Sport Innovation Review, 2(3), 194–203. https://doi.org/10.53905/inspiree.v2i3.50

Issue

Section

Articles